Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

FWMO Lotim Desak Oknum Tuan Guru Minta Maaf, Soal Wartawan Tidak Beretika dan Beradab

KURVANEWS.COM
04 Mei 2021 | 20:43 WIB
Ketua FWMO Lotim, Syamsul Rijal


Lombok Timur, Kurvanews.com,- Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur meminta kepada oknum tuan guru berinisial SB, segera meminta maaf atas kalimat yang ditulis dalam group watshaap dakwah Polres Lotim. Dimana dalam kalimatnya yang ditulis mengatakan, inilah kalau nggak punya etika dan adab.


"Kami minta kepada oknum tuan guru itu untuk segera minta maaf," tegas Ketua FWMO Lotim, Syamsul Rijal, dalam keterangan persnya, Selasa (4/5/2021).


Rizal mengatakan, seharusnya oknum tuan guru tidak pantas mengatakan seperti itu, apalagi tempatnya di group watshaap yang dibuat Polres Lotim. Begitu juga atas dasar apa oknum tersebut menyatakan seperti itu, apakah tahu tidak tugasnya wartawan.


"Oknum tuan guru harus segera mengklarifikasi pernyataannya dan minta maaf, karena kalau tidak kami akan membawa masalah ini ke jalur hukum, dengan terlebih dahulu melayangkan somasi kepada yang bersangkutan. Kami berikan deadline 3x24 jam untuk meminta maaf, karena kalau tidak kami akan tempuh jalur hukum," tandasnya.


Dikatakan wartawan senior Lotim ini, seharusnya sebagai orang yang berilmu oknum tuan guru tersebut tidak membuat tulisan yang akan membuat gaduh, seperti halnya adanya kalimat tulisan di group dakwah Polres Lotim yang mengatakan wartawan tidak memiliki etika dan adab.


Begitu juga terhadap apa yang ditulis wartawan tentunya berdasarkan apa yang dilihat, temukan di lapangan, termasuk hasil wawancara terhadap sebuah berita.


"Kalau oknum tuan guru tidak mengerti tugas wartawan, jangan membuat kalimat atau tulisan yang memunculkan polemik," pintanya seraya mengatakan sudah mencoba untuk menghubungi yang bersangkutan melalui telepon selulernya akan tetapi tidak diangkat.‎


Hal yang sama dikatakan Ketua Dewan Pembina FWMO Lotim, Dimyati. Dia menegaskan sangat menyayangkan kalimat dalam tulisan yang dibuat oknum tuan guru di group watshaap dakwah Polres Lotim.


"Kami sayangkan oknum tuan guru itu mengatakan seperti itu.Kami minta segera meminta maaf dan mengklarifikasi apa yang ditulis tersebut," tegas Dimyati.


Mantan Ketua PWI Lotim ini mengatakan, seharusnya sebagai tokoh agama oknum tuan guru menyampaikan yang baik-baik, dengan tidak menyinggung orang lain yang berujung akan menjadi masalah kedepannya, seperti apa yang dilakukan oknum tuan guru tersebut.


"Bijaklah menggunakan medsos kalau tidak ingin bermasalah," tandasnya seraya memperhatikan dari sisi mana dia menilai wartawan itu tidak beretika dan beradab. Karena wartawan bekerja sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang pokok pers.


‎Pewarta: Asita Aprianti

  • FWMO Lotim Desak Oknum Tuan Guru Minta Maaf, Soal Wartawan Tidak Beretika dan Beradab
  • 0

Terkini