Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Pasangan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa Daftar Pertama ke KPUD Sleman

Arief Hartanto
05 September 2020 | 03:43 WIB
Pasangan Kustini-Danang Maharsa beserta kader dan pengurus PAN dan PDI P. Foto/Istimewa
Kurvanews.com-Sleman. Tahapan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada Sleman 2020 telah dimulai oleh Pasangan Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa. Pasangan tersebut mendaftarkan diri pertama kali ke KPUD Sleman sebagai calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, pada Jumat sore (4/9/20) sekitar pukul 14.35.

Setelah dilakukan verifikasi persyaratan yang diajukan oleh PDI-P dan PAN Sleman, akhirnya pasangan ini dinyatakan memenuhi persyaratan oleh KPUD Sleman untuk bisa mengikuti tahapan selanjutrnya.

Pasangan yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sleman tersebut mendaftar diiringi dengan sejumlah kader dan pengurus partai dengan kombinasi merah dan biru.

Meski berombongan, namun tetaplah menerapkan social distancing serta pemakaian masker dan face shield sesuai protokol kesehatan.

Berangkat bersama dari kantor DPC PDIP Sleman yang berjarak sekitar 100 m dari kantor KPUD, Demokrat dan Gelora Sleman serta simpatisan pria dan wanita dengan pakaian adat Jawa lengkap seperti blangkon, lurik, maupun kebaya, dikawal Satgas PDI P serta penguurus PAN.

Sambil berjalan dan menyapa para pendukungnya, pasangan ini dengan menggunakan kain khas Sleman batik Parijotho, berjalan dengan langkah pasti untuk maju dalam kontestasi politik di Sleman 2020, dengan tekad bersama Membangun Sleman Sembada.

Mengingat dinamika politik di Sleman yang dinamis, pinangan PDI Perjuangan beberapa bulan lalu akhirnya sampai kepada Kustini.

"Tak pernah terbesit sedikitpun keinginan untuk menduduki jabatan politik sebagai Bupati Sleman”, ungkapnya. Namun, amanah yang merepresentasikan keinginan dari sebagian besar masyarakat, mengingat PDI Perjuangan merupakan partai pemenang Pemilu serta rekomendasi DPP PAN, hal itu menguatkan dirinya untuk memutuskan berbuat lebih banyak dalam membangun Sleman.

Pertimbangan lain yang meyakinkan KSP adalah pengalaman mendampingi suaminya, Sri Purnomo, selama 3 periode menjabat Bupati Sleman. Selama itu, dirinya banyak belajar dan memahami persoalan-persoalan politik, pemerintahan, dan sosial kemasyarakatan.

Didukung pula dengan pengalaman KSP sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, Ketua Dekranasda Sleman, Yayasan Kanker Indonesia Kabupaten Sleman, Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman, Bunda PAUD Sleman, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Sleman, dan organisasi lainnya.

Kesibukannya dalam berbagai organisasi tersebut menyebabkan dirinya setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami aspirasi yang berkembang, dan memiliki pengalaman mengelola organisasi. Hal tersebut merupakan modal sosial yang akan ia gunakan untuk meraih dukungan rakyat dalam kontestasi pilkada tahun ini.

Dalam menjaga marwah demokrasi, KSP mengajak masyarakat untuk mewaspadai praktik money politic. Sebab, praktik transaksional dalam pilkada akan merugikan masyarakat sendiri. Ia tidak rela jika Sleman dipimpin oleh kepala daerah yang tersandera oleh beban berat politik, sehingga selama masa pemerintahannya tidak memikirkan kepentingan rakyat.

Danang Maharsa, calon Wakil Bupati Sleman yang merupakan anggota DPRD Sleman FPDIP ini, menyatakan bahwa selama kepemimpinan Sri Purnomo, Sleman telah mencapai banyak prestasi dan kemajuan daerah.

"Banyak program yang masih layak untuk dilanjutkan dan berkreasi lagi dengan program kerja baru yang membuat Sleman terus berkembang. Selama berjalan berdampingan dengan ibu Kustini Sri Purnomo ke depan, ia akan mendorong jiwa enterpreneurship generasi muda dan milenial”, kata Danang kepada reporter kurvanews.com, Arief Hartanto.

Ia ingin mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berkeadilan berbasis tata ruang dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Seluruh potensi yang sedang berkembang di Sleman sudah bisa menjadi modal untuk terus didorong produktivitas dan daya saing ekonominya melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi dengan pusat inovasi dan pelaku pembangunan, di antaranya adalah pertanian, UMKM, dan pariwisata. Hal itu sejalan dengan program yang sudah dimulai oleh Sri Purnomo untuk menjadikan Sleman sebagai Smart City. *(kn/Ar)
  • Pasangan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa Daftar Pertama ke KPUD Sleman
  • 0

Terkini