Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Dapat Undian Urutan Nomor 3, Kustini-Danang Anggap Dapat Keberuntungan

Arief Hartanto
24 September 2020 | 20:55 WIB
Pasangan Kustini-Danang. Foto/Istimewa
Kurvanews.com-Sleman. Kamis (24/09/20) KPUD Sleman mengadakan Rapat Pleno Terbuka serta pengundian nomor urut pasangan calon, selanjutnya dilakukan deklarasi kampanye damai-sehat dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2020 yang akan berlaga pada 9 Desember 2020 mendatang.


Acara ini bertempat di Gedung Serbaguna Beran Sleman.

Ketua KPUD Sleman, Trapsi Haryadi berharap proses Pilkada Sleman bisa sama-sama dilalui dengan tetap mengedepankan proses demokrasi yang sehat, damai, serta senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan undian, nomor urut 1 didapatkan pasangan Danang Wicaksana Sulistya, S.T. dan R Agus Qoliq SE MM, sedangkan nomor urut 2 adalah pasangan Dra. Hj. Sri Muslimatun M.Kes. dan Amin Purnomo SH, serta nomor 3 ditetapkan untuk pasangan Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa, S.E.

"Kami mendapat keberuntungan berupa angka 3 dalam pengundian nomor urut paslon di KPU Sleman kali ini. Karena bagi KSP-Maharsa, angka 3 mengandung makna 3 prinsip yang akan dijalankan dalam menjalankan misi Sesarengan Mbangun Sleman", ungkap pasangan Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa.

Tiga prinsip yang dimaksud adalah Jujur, Kreatif, dan Solutif. Ketiganya merupakan implementasi dari tiga modal dasar dalam hidup, yaitu cipta, rasa, dan karsa manusia. Sehingga, jujur, kreatif, dan solutif bukan sekadar slogan, melainkan juga memiliki landasan filosofis.

Jujur merupakan modal spiritual bagi setiap pemimpin karena di pundaknya ada kepercayaan yang diamanahkan oleh rakyat. Jujur akan mengantarkan pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

Sedangkan, kreatif, jelas Kustini, merupakan upaya untuk merajut semua potensi yang sudah berkembang cukup baik di Sleman, baik SDM, SDA, maupun infrastruktur. Artinya, tidak mulai dari nol dalam sesarengan membangun Sleman. Namun, dengan kreativitas warga dan birokrasinya akan menjadaikan Sleman terus berkembang dan berdaya saing.

Selanjuutnya, solutif berarti pemerintahannya ke depan siap dengan solusi untuk setiap permasalahan. Sebab, tak dapat dipungkiri, perkembangan wilayah selalu akan diikuti dengan kompleksitas permasalahan di tengah masyarakat.

"Kreatif sekarang ini menjadi solusi bagi siapapun untuk bisa bertahan bahkan berkembang di masa pandemi. Bukan hanya kreatif mengatasi masalah, tetapi juga industri kreatif punya potensi berkembang di era pandemi karena eranya sudah berubah ke era online", pungkas Kustini. *(kn/Ar)
  • Dapat Undian Urutan Nomor 3, Kustini-Danang Anggap Dapat Keberuntungan
  • 0

Terkini