Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Tuduhan Penggunaan Ijazah Palsu Terhadap Usman Sidik Akan Dilaporkan

KURVANEWS.COM
10 Agustus 2020 | 20:39 WIB
Bakal Calon Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik membantah kepemilikan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya. Foto M Sukur Mandar, kuasa hukum Usman Sidik. Foto iNews TV/Ismail S
Kurvanews.com-Halmahera Selatan. Tudahan ijazah palsu yang digunakan calon Bupati Usman Sidik terus berlanjut meski sudah di klarifikasi sebelumnya.

Tundingan terhadap Bacalon Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik, yang menggunakan ijazah palsu merupakan informasi bohong (hoax). Informasi itu sengaja disebarkan pihak-pihak tidak bertanggungjawab.

Dilansir dari Sindonews.com, melalui kuasa hukumnya, Muhammad Sukur Mandar, mengatakan tundingan itu hanya kebohongan belaka yang sengaja di lakukan oleh pihak tertentu.

"Sebagai kuasa hukum calon Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik, menyampikan bahwa rumor, tuduhan, fitnah, yang sengaja di opinikan oleh pihak tidak bertanggungjawab, terkait dengan dugaan ijazah palsu pada klien saya adalah sesat dan tidak mendidik masyarakat", ungkap kuasa hukum Usman Sidik, Muhammad Sukur Mandar. Dikutip dari Sindonew.com, Senin (10/8/20)

Terkait release Juri Muhdi yang dimuat di media massa, ia memperingatkan agar lebih hati-hati membuat pernyataan.

"Pertama, sebab suatu ijazah dikatakan palsu bila ada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum. Kedua, sebaiknya jangan menyebar tuduhan yang brsifat menyerang pribadi dan berakibat hukum, apalagi terkait dengan tindak pidana pencemaran nama baik seseorang. Ketiga, klien saya terbuka menerima masukan dari berbagai pihak terkait saran, pendapat berhubungan dengan visi dan misinya membangun Halsel, selaku Calon Bupati Halmahera Selatan beliau terbuka menerima kritik dan saran dari berbagai pihak", Tandas Sukur, dikutip dari Sindonews.com

Menurutnya, selaku kuasa hukum mengingatkan kepada pihak-pihak yang menyebar fitnah agar tidak lagi melakukan hal yang sama. Sebab hal itu berakibat hukum dan jelas mengandung tindak pidana.

"Saya ingin menyampaikan bahwa ijazah No.17 OC og 0857530, No. 440/C/Kep/I/1991 dengan nomor induk 2484, yang dikeluarkan dan telah dilegalisir pihak Sekolah Muhammadiyah Ternate adalah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Artinya tidak ada ijazah yang dipalsukan atau ada yang memalsukan, semua telah dikeluarkan berdasarkan ketentuan dalam lingkungan sekolah dan perundang-undangan berlaku", ungkapnya.

Kata Sukur, apa yang dituduhkan terhadap kliennya akan dilaporkan karena menyebar informasi bohong.

"Jadi saya menghimbau kepada pihak-pihak dan oknum yang ingin menjatuhkan reputasi dan harkat martabat klien saya, untuk menghormati proses pilkada yang nanti dijalankan oleh penyelenggara pemilu. Dan Kepada Juri Muhdi, kami berikan waktu klarifikasi di media massa 2x24 jam. terhitung sejak release dimuat, jika tidak dilakukan saya selaku kuasa hukum akan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku dan tentu memberi pelajaran pada anda agar memahami secara baik setiap tindakan yang dilakukanyang berkonsekuensi hukum", tutupnya.
  • Tuduhan Penggunaan Ijazah Palsu Terhadap Usman Sidik Akan Dilaporkan
  • 0

Terkini