Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Kredit Usaha Rakyat untuk UMKM Pemuda Muhammadiyah

onlineKURVANEWS.COM
10 Agustus 2020 | 01:40 WIB
Pemuda Muhammadiyah gagas kegiatan perekonomian anggotanya. Foto: kurvanews.com
Kurvanews.com-Yogyakarta. Dampak pandemi Covid-19 paling berat dirasakan oleh sektor perekonomian yang turut melambat atau bahkan terhenti. Akhirnya, pengangguran, resesi, dan permasalahan sosial yang lebih besar akan menghantui hari-hari ke depan.

Upaya penanggulangan dampak pandemi ini harus dilakukan secara komprehensif, baik dari sisi kesehatan maupun sisi perekonomian. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah untuk mengatasi permasalahan ekonomi adalah pemberian pinjaman modal kerja, terutama bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Penyaluran pinjaman diperlukan sebagai modal untuk memulai kembali usaha, akibat krisis Covid-19. Pasar harus kembali dibangun agar perekonomian bisa terus bergerak. Pasar di sini harus dilihat bukan sebagai tempat bertemunya antara penjual dan pembeli, tetapi harus dilihat secara lebih luas, apalagi di era daring yang bisa melepas belenggu ruang dan waktu untuk bertransaksi.

Paradigma baru penguatan daring untuk UMKM yaitu digitalisasi yang memindahkan pola usaha, sistem transaksi, dan langkah promosi dari platform manual menuju platform otomatisasi berbasis daring.

Penguatan UMKM ini menjadi concern Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah bersama Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY yang diketuai Kang Anton Nugroho untuk melakukan ijtihad gerakan ekonomi berjama’ah dalam membangun kemandirian pemuda Indonesia dengan basis daring.

Realisasi konsep tersebut ditandai dengan berdirinya Warung Umat "Sarlegi" yang dikelola oleh David Nugroho Setiawan, Yogi Jatmikanto, bersama rekan-rekan PCPM Kotagede yang kini bermetamorfosis menjadi KiosMu.

Sabtu sore (8/8/2020), Menko Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyatakan apresiasinya terhadap langkah yang digagas oleh PP Pemuda Muhammadiyah, yakni menginisiasi kegiatan perekonomian anggota Pemuda Muhammadiyah di Kotagede tersebut.

Sebagai upaya menggerakkan roda ekonomi di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah menyalurkan bantuan untuk UMKM, berupa permodalan KUR Syariah yang berstatus kredit lunak dengan margin per tahun 6 persen, jauh lebih rendah daripada kredit umum yang mencapai 12 persen per tahun. Kabar bahagianya lagi, margin 6 persen tersebut ditanggung Pemerintah sampai bulan Desember.

"Jadi, siapa pun yang menerima, seperti warung ini, dapat Rp 40 juta, dia tak perlu membayar tahun ini, karena sudah disubsidi pemerintah," ungkap Airlangga.

Harapannya, upaya tersebut dapat menggerakan roda perekonomian masyarakat, dimulai dari para pengusaha kecil dan menengah agar bisa tetap bergerak dan bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda. (kn/Ar)
  • Kredit Usaha Rakyat untuk UMKM Pemuda Muhammadiyah
  • 0

Terkini