Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Diusung PA 212, Anis-Riziek Bakal Maju di Pilpres 2024, Pengamat : Itu Politik Identitas

KURVANEWS.COM
14 Agustus 2020 | 10:26 WIB
ilustrasi.Foto/?
Kurvanews.com-Jakarta. Persaudaraan Alumni (PA) 212 dikabarkan akan mendorong tampil nya sejumlah tokoh dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif mengatakan, generasi muda wajib tampil dan mengambil alih estafet kepemimpinan di pilpres 2024.

"Masih banyak kader muda yang layak pimpin negeri ini ke depan. 2024 saatnya yang muda yang berkarya", ujarnya Minggu (9/8/20).

Ia juga menambahkan, kader muda tersebut bisa dari kader partai, terutama Gerindra atau dari kalangan profesional.

Sejumlah nama tokoh yang kerap disebut oleh Slamet diantaranya Anies Baswedan, Riziek shihab, Sandiaga Salahuddin Uno, Riza Patria, Aa Gym dan Abdul Somad.

Peneliti politik Islam dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati mengatakan, sejumlah nama tokoh di atas sebagian besar memiliki rekam jejak yang buruk karena menggunakan politik identitas dalam pesta demokrasi.

Ia mengingatkan, jika mereka dicalonkan dalam pilpres, kemungkinan besar strategi politik identitas kembali dimainkan. Hal ini telah terbukti saat Basuki Tjahaja purnama dipojokkan dengan isu penistaan agama oleh Anis-Sandi.

"Kalau itu dipolitisasi di ruang politik terbuka, yang terjadi justru adalah pertarungan ego karena semua merasa benar. Hal itu yang justru menciptakan adanya segregasi sosial kian lebar", kata Wasisto.

Menurutnya, dampak dari  politik identitas sangat besar bagi kondisi Masyarakat, berbeda halnya dengan elite politik yang sulit di tebak.

"Tak ada peluang maju tanpa partai", tandasyna

Tidak hanya perkara politik identitas, pencalonan oleh PA 212 dinilai mustahil karena tak semua partai bisa mengusung calon di pilpres. Apalagi PA 212 dinyatakan tak akan bertransformasi menjadi partai.

Pada 19 Juli lalu Rizieq mengatakan "PA 212 tidak boleh menjadi underbow partai politik apa pun"

Selain persoalan partai, jika PA 212 maju sebagai independen juga menemui jalan buntu karena bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 6A ayat (2).

Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan pemilihan umum.  *(kn/Rf)
  • Diusung PA 212, Anis-Riziek Bakal Maju di Pilpres 2024, Pengamat : Itu Politik Identitas
  • 0

Terkini